The Unpaid

Sepakbola adalah permainan paling populer di Indonesia, ironisnya hampir semua pemain profesionalnya tak menerima gaji


Kreator: Andibachtiar Yusuf


Di belahan dunia kebanyakan Sepakbola adalah permainan penuh glamor. Atlet-atlet profesional papan atas cabang olahraga ini adalah miliuner kaya raya dan selalu berada di daftar atlet terkaya dunia.

Ironisnya....hal tersebut tidak berlaku di Indonesia. Para pemain profesional di negeri ini tak hanya jauh dari hidup glamor layaknya pesohor sebuah bidang yang sangat digemari, tapi justru hidup pas-pasan akibat ketidak profesionalan pelaku usaha permainan ini.

Para pemain--tak peduli dia bintang atau bukan--sudah tidak asing lagi dengan gaji yang tertunda atau bahkan tak terbayarkan. Musim lalu tercatat nyaris semua pemain di Liga Profesional negeri ini bahkan masih belum menerima gaji yang juga sumber penghidupan mereka sampai saat proposal ini dibuat. Durasi "hutang" klub pada pemain sangat beragam, mulai dari "cuma" 2 bulan sampai 9 bulan bahkan lebih. Para pelaku klub berusaha menyiasati masalah ini yang tentu saja belum tentu sesuai dengan kontrak, persetujuan ataupun kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

Menjelang musim kompetisi baru dimulai, tercatat 2 pemain asing telah menjadi korban dalam arti sesungguhnya. Brunoa Zandonandi (Brasil) dan Diego Mendieta (Paraguay) meninggal akibat tak memiliki uang untuk membiayai pengobatan penyakit mereka....yang terutama Diego sebenarnya bukanlah penyakit berat.

Latar belakang inilah yang akan menjadi titik tolak cerita dan obyek dalam durasi audiovisual ini. Gambaran pemain-pemain liga profesional di Indonesia, para pemain asing dan bahkan jika perlu keluarga Bruno dan Diego di kampung halaman mereka akan memberi kisahnya dalam film dokumenter ini.

The Unpaid

 

Penggunaan Dana

Dana yang berhasil terkumpul akan kami gunakan untuk biaya produksi dan proses pasca produksi

 

Anggota Tim

Andibachtiar Yusuf : Producer-Sutradara ( THE JAK TRILOGY, THE CONDUCTORS, HOE, ROMEO JULIET, SUPERGLAD TRILOGY, ROCK IN SOLO, HARI INI PASTI MENANG )

Kamerad Edmond : Co-Sutradara ( THE JAK TRILOGY, THE CONDUCTORS, HOE, ROMEO JULIET, SUPERGLAD TRILOGY, ROCK IN SOLO, HARI INI PASTI MENANG )

Deddy Syahrizal : Camera Person (SUPERGLAD TRILOGY, ROCK IN SOLO)

Abdul Haris : Editor (ISTANA BURUH, SUPERGLAD TRILOGY, ROCK IN SOLO)

 

Rencana Pelaksanaan proyek

Januari – Februari 2013  : Riset dan Pengumpulan Footages

Februari – April 2013 : Produksi

April – Mei 2013 : Pasca Produksi

 

The Unpaid

Andibachtiar Yusuf
Seorang Sutradara/Produser yang memulai karir filmnya pada tahun 2003 dengan beberapa film pendek. Dokumenter pendeknya Hardline, terpilih sebagai World Elemen Football Cup 2006 Resmi. Dua dokumenter panjangnya The Jak (2007) dan The Conductors (2008) secara luas diterima di berbagai festival dan di antara penggemar sepak bola di seluruh dunia. Romeo Juliet (2009) adalah film fiksi panjang karya debutnya sebagai sutradara. Ia juga menjadi produser dari 2 dokumenter musik Walk Together Rock Together (2011) dan Rock In Solo (2012). Yusuf kini sedang bersiap merilis karya fiksi panjang keduanya di Februari 2013.

Filmografi :
THE JAK TRILOGY, THE CONDUCTORS, HOE, ROMEO JULIET, SUPERGLAD TRILOGY, ROCK IN SOLO, HARI INI PASTI MENANG
 

















Kamerad Edmond

Bekerja sebagai direktur kreatif di beberapa film dokumenter dan film fiksi. Pada tahun 2007 Ia bergabung dengan Bogalakon Pictures, rumah produksi yang dikenal untuk produksi film dokumenter dan film dengan gaya baru. Ia sekarang memposisikan dirinya dalam film dokumenter musik.
 
Filmografi :
THE JAK TRILOGY, THE CONDUCTORS, HOE, ROMEO JULIET, SUPERGLAD TRILOGY, ROCK IN SOLO, HARI INI PASTI MENANG
 

Online Profile

twitter : @andibachtiar
facebook : http://www.facebook.com/andibachtiar.yusuf
 

Project Update

komentar


No Comment on this project

Hanya yang sudah mendukung yang bisa mengirimkan komentar

Rp125.000.000 target dana

63 donatur

Rp19.695.000 terdata

Rp7.555.000 terkumpul

BERAKHIR PADA 12 Maret 2013

Rewards

  • Rp100.000 - ke atas

    Ucapan terima kasih di film, poster film dengan tanda tangan, dan DVD.
    46 supporter

  • Rp1.000.000 - ke atas

    Ucapan terima kasih di film, poster film dengan tanda tangan, DVD, undangan ke pemutaran perdana (tidak termasuk transport dan akomodasi), dan ucapan terima kasih secara khusus (via tweet atau di media publik lainnya).
    2 supporter

  • Rp3.000.000 - ke atas

    Ucapan terima kasih di film, poster film dengan tanda tangan, DVD, undangan ke pemutaran perdana (tidak termasuk transport dan akomodasi), ucapan terima kasih secara khusus (via tweet atau media publik lainnya), dan dilibatkan/diundang saat kegiatan produksi.
    0 supporter

  • Rp5.000.000 - ke atas

    Ucapan terima kasih di film, poster film dengan tanda tangan, DVD, undangan ke pemutaran perdana (tidak termasuk transport dan akomodasi), ucapan terima kasih secara khusus (via tweet atau media publik lainnya), dan makan malam/ngopi bareng bersama Andibachtiar Yusuf dan team.
    0 supporter

  • Rp10.000.000 - ke atas

    Ucapan terima kasih di film, poster film dengan tanda tangan, DVD, undangan ke pemutaran perdana (tidak termasuk transport dan akomodasi), ucapan terima kasih secara khusus (via tweet atau media publik lainnya), makan malam/ngopi bareng bersama Andibachtiar Yusuf dan team, dan sesi 1 hari bidang Penulisan Skenario dan Produksi Film.
    1 supporter

  • Rp20.000.000 - ke atas

    Ucapan terima kasih di film, poster film dengan tanda tangan, DVD, undangan ke pemutaran perdana (tidak termasuk transport dan akomodasi), ucapan terima kasih secara khusus (via tweet atau media publik lainnya), makan malam/ngopi bareng bersama Andibachtiar Yusuf dan team, dan diberikan kredit sebagai Co-Produser Eksekutif di awal film.
    0 supporter

  • Rp50.000.000 - ke atas

    Jersey tim nasional Indonesia dengan tanda tangan pemain pilihan (sesuai pesanan) atau jersey orisinil tim Sepakbola utama di liga-liga dunia dengan ukuran sesuai pesanan. Ucapan terima kasih di film, poster film dengan tanda tangan, DVD, undangan ke pemutaran perdana (tidak termasuk transport dan akomodasi), ucapan terima kasih secara khusus (via tweet atau media publik lainnya), makan malam/ngopi bareng bersama Andibachtiar Yusuf dan team, dan diberikan kredit sebagai Co-Produser Eksekutif di awal film.
    0 supporter