Film non-naratif yang akan membawa kita ke momen-momen menakjubkan di Pulau Jawa secara dramatis



Pulau Jawa dikenal sebagai pulau yang paling berpengaruh di Asia Tenggara sejak dahulu. Bentang alam, budaya dan sejarah pulau ini tidak akan pernah habis untuk dijelajahi dan diceritakan. Atas dasar itu, kami berkeinginan kuat untuk mengumpulkan visual keunikan Pulau Jawa dari sudut pandang yang berbeda ke dalam sebuah film non-naratif berdurasi 30 menit sebagai alternatif tontonan bagi masyarakat yang ingin menikmati Pulau Jawa.

Project ini dimulai sejak akhir 2011. Kami menjelajah dan merekam momen-momen menakjubkan yang terjadi dari timur hingga barat Pulau Jawa menggunakan kamera DSLR dengan teknik fotografi timelapse dan slowmotion. Dua teaser telah di unggah di Youtube dan Vimeo dengan respon publik yang sangat baik, menjadi perbincangan hangat di berbagai social media, bahkan pernah menjadi hot thread (topik yang paling banyak diperbincangkan) di KASKUS. Sejak itu, muncul keinginan kami untuk menggarap dan menyelesaikan film ini secara maksimal dengan judul EPIC JAVA.
APA ITU EPIC JAVA ?

EPIC JAVA sebagai portrait kemegahan Pulau Jawa mampu meningkatkan rasa kebanggaan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang (atau pernah) tinggal di pulau Jawa karena adanya rasa memiliki antara mereka dengan film. Selain itu, film ini juga dapat menjadi sebuah ‘pengalaman unik’ bagi mereka yang belum mengenal pulau Jawa. Pada akhirnya, EPIC JAVA berpotensi meningkatkan kemajuan pariwisata Indonesia, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap kekayaan alam dan budaya. Dalam dunia perfilman Indonesia, EPIC JAVA akan memberikan kesegaran dengan memperkenalkan genre yang masih relatif jarang, yaitu film non-naratif. Penonton akan dibawa ke sebuah ruang di mana mereka akan mendapatkan impresi, pengalaman dan kebebasan dalam menginterpretasikan film.
PLOT
Didasarkan pada wilayah Pulau Jawa dengan pemberian kesan yang spesifik pada masing-masing wilayah. EPIC JAVA terbagi menjadi tiga bagian / subjudul, yaitu:
1. Surya mencakup wilayah Jawa bagian timur,
2. Sakral mencakup wilayah Jawa bagian tengah,
3. Priangan mencakup wilayah Jawa bagian barat,
INFORMASI TEKNIS
Film Format: Digital / Colour - Genre: Film non-naratif - Durasi: 30 minutes
Selama setengah tahun perjalanan EPIC JAVA, kami menggunakan dana pribadi untuk melakukan pra-produksi dan produksi. Kami membutuhkan dana berkisar Rp10.000.000 - Rp 50.000.000 untuk melanjutkan perjalanan shooting agar dapat melengkapi semua rangkaian gambar. Jika dana supporter melebihi nominal tersebut, kami akan menggunakannya untuk melakukan perjalanan revisi, meng-upgrade gear hingga kebutuhan pasca produksi.

Film ini akan disebarluaskan dalam bentuk DVD dan roadshow ke beberapa event berupa screening sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat. Kami juga akan mengikutsertakan film ini ke berbagai festival film, baik lokal maupun internasional.
Kami mengharapkan dukungan sebesar-besarnya dari supporter untuk menjadi bagian dari sebuah karya anak bangsa yang bisa menjadi kebanggaan Indonesia di mata internasional.
Febian Nurrahman Saktinegara. Director, Cinematographer, Editor
Arie Naftali Hawuhede. Producer
Galih Mulya Nugraha. Screenwriter
Denny Novandi Ryan. Music Composer, Sound Designer
Proyek ini dimulai pada akhir Desember 2011 dan direncanakan selesai pada awal 2013.
Online Profile
www.facebook.com/epicjava
www.mindtalk.com/ch/epicjava
www.twitter.com/febianns
www.youtube.com/febianns
www.vimeo.com/febianns
twitter: @EPICJAVAfilm
Febian Nurrahman Saktinegara. Director, Cinematographer, Editor
Lahir di Jakarta, 1990. Menempuh S1 Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kesenangannya terhadap video dimulai semenjak usia 11 tahun. Pada 2011, ia membuat film Merangkum Jakarta, Bali Day Lapse, Ngarekam Bandung dan memenangkan penghargaan di beberapa festival film yang membuatnya semakin dikenal dalam dunia fotogragi dan sinematografi. Karya video-video nya dapat dilihat di www.vimeo.com/febianns dan www.youtube.com/febianns
Online Profile: http://www.facebook.com/febianns , https://twitter.com/febianns

Arie Naftali Hawuhede. Producer
Kecintaannya pada alam membawa pria yang lahir pada tahun 1983 ini masuk bidang ilmu kebumian spesialisasi Eksplorasi Sumberdaya Bumi di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Pertambangan. Bersama Febian, ia memproduksi Bali day Lapse, Ngarekam Bandung, serta beberapa videografi dokumentasi pribadi hasil berkelana keliling Indonesia.
Online Profile: http://www.facebook.com/ariehede , https://twitter.com/ariehede

Galih Mulya Nugraha. Screenwriter
Arsitek muda dan pengamat sejarah budaya Indonesia ini lahir di Bandung 1986,sarjana Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR). Aktif di Bandung Heritage Society dan telah memenangi beberapa penghargaan di bidangnya. Kecintaannya terhadap budaya dan sejarah Indonesia membuatnya senang untuk menulis karya visual yang merepresentasikan Indonesia kedalam media film.
Online Profile: http://www.facebook.com/galihmulyanugraha , https://twitter.com/MangGalih

Denny Novandi Ryan. Music Composer, Sound Designer
Pria pecinta music ini lahir di Lhokseumawe 1990. Menempuh pendidikan sarjananya di Teknik Informatika Universitas Kristen Maranatha. Mulai mendalami scoring pada tahun 2010. Ia telah membuat beberapa Scoring untuk film diantaranya Film Effect (FISFIC, 2011), Rising All (2011) dan theme song TEDxMCU (2012).
Online Profile: http://www.facebook.com/dennynr , https://twitter.com/denryan90
www.facebook.com/epicjava
www.mindtalk.com/ch/epicjava
www.twitter.com/febianns
www.youtube.com/febianns
www.vimeo.com/febianns
Sudah 7 bulan gw jalanin project ini, dan baru sekarang kepikiran untuk ditulis....


Gw pada dasarnya bukan lah seorang traveler, penjelajah atau semacamnya sehingga tidak banyak tau bagaimana cara bepergian dan destinasi yang dituju,
gw lebih banyak menyendiri di kamar dengan posisi seperti...

namun Alhamdulillah, hambatan tersebut teratasi sejak Arie Naftali Hawu Hede yang kerap disapa Bang Arie ingin mendukung dan meng-iya-kan terlibat dalam project EPIC JAVA sebagai produser sekaligus koordinator, dapat diibaratkan Bang Arie ialah 'kaki'-nya EPIC JAVA yang melangkahkan project ini ke berbagai tempat. Spesialisasi Eksplorasi Sumberdaya Bumi di Teknik Pertambangan ITB membuatnya sering nge-bolang kesana kemari. Gw pun sudah tidak asing dengan sosoknya karena sebelumnya sudah berkali-kali berkolaborasi membuat karya.



29 Desember 2011 di komplek Candi Prambanan, gw duduk bersila depan salah satu candi-nya, memasang slider-80cm (yang sudah ditempeli meteran jahit) pada dua tripod dan memposisikan kamera DSLR di atasnya. Dengan konsentrasi dan kesabaran penuh, gw gerakan kamera secara manual per 0,25 centi meter setiap 5 detik, dari ujung ke ujung memakan waktu lebih dari 20 menit untuk menghasilkan video berdurasi hanya 11 detik. Sebuah pekerjaan yang membuat gw sering menahan nafas sampai ngos-ngosan... ntah apa gunanya menahan nafas, tetapi yang penting eksperimen dinyatakan berhasil!








Sepulang dari Yogyakarta, gw mencoba edit footage-footage yang terkumpul. Masih tanpa konsep dan tujuan yang jelas, musik pun masih menggunakan musik Damage Vault - Outbreak karya musisi asal Washington - Otto Cate yang Alhamdulillah memberikan izinnya untuk dipergunakan, kemudian gw meminta pentolan Cibaduyut - Muhamad Ramdan (kerap disapa "Edo") untuk berkontribusi membuatkan opening title,

jadilah sebuah video teaser dengan judul "Mysterious Ashes" berdurasi 52 detik yang gw unggah ke YouTube dan Vimeo.
WOW! Respon yang melebihi ekspektasi awal, feedback yang belum pernah gw dapatkan pada karya-karya sebelumnya, dari perbincangan di social media hingga menjadi hot thread di KASKUS. Suatu pencapaian awal yang luar biasa bagi gw, namun secara tidak langsung, hal ini sekaligus akan menjadi sebuah tanggung jawab yang besar ke depannya.








Ia juga banyak memberikan masukan mengenai pemilihan tipografi dan graphic design. Berkat kejeniusannya, EPIC JAVA pun terlihat semakin matang.


Dengan segala yang serba baru itu, akhirnya dirilislah teaser kedua kami pada 8 April 2012, Priangan / Preanger.






Begitu juga Dennis Adishwara, sosok yang dulu gw hanya lihat di layar TV, siapa sangka sekarang ia men-support project ini secara nyata dengan selalu membawanya ke acara-acara yang ia tangani seperi WEBSERIES Indonesia, IBEX 2012, POPCON ASIA dan acara-acara lainnya.



Masih banyak pihak-pihak lain yang baik secara langsung atau tidak langsung telah berkontribusi untuk menghidupkan project ini, khususnya keluarga dan teman-teman terdekat. Kami sangat menghargai segala bentuk bantuan dan dukungan!
Ayo, support EPIC JAVA dengan bergabung di fan page www.facebook.com/epicjava dan membantu menyebarluaskan teaser yang sudah kami upload agar film ini bisa terwujud!
Hanya yang sudah mendukung yang bisa mengirimkan komentar